23/02/2018

Tips Menulis Judul dan Paragraf Pembuka Artikel Blog

Tips Menulis Judul dan Paragraf Pembuka Artikel Blog – Jangan munafik, kalian pasti tergoda dengan judul yang nyleneh dan paragraf pembuka yang bikin merinding. Ibarat melihat cewek cantik dan sexy kemudian berlanjut dengan obrolan yang asyik. Tentu perkenalan antara kalian dengan si cewek akan berlanjut lebih serius. Begitu kira-kira ilustrasi bagaimana seharusnya judul dan paragraf pembuka ditulis.

Posisikan artikelmu sebagai cewek cantik yang tengah di make over. Sempurnakan fisiknya, perkuat auranya, kemudian isi otaknya dengan informasi yang unik dan menarik. Sehingga ketika si cewek ini berinteraksi dengan orang lain akan banyak orang yang tertarik. Jangan asal cloning aja. Secantik apapun si cewek jika hasil cloning pastinya kurang asyik. Malah bisa jadi biang masalah nantinya.

Nah, mari mulai dengan menulis judul dan paragraf pembuka artikel blog yang menarik. Kita tahu bahwa kecepatan dalam menulis artikel biasanya berbanding lurus dengan intensitas menulis. Semakin sering menulis, semakin cepat progres waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah artikel. Penulis yang baik butuh jam terbang. Termasuk dalam hal menulis judul dan paragraf pembuka.

Saya biasanya membagi 4 area dalam menulis artikel. Ibaratnya kita buat kerangka atau wilayah kerja untuk melancarkan ide yang akan kita tulis. Kita petakan dulu bagian tubuh artikel yang akan dibuat. Sehingga nantinya kita sudah punya konsep yang cukup matang untuk menuangkannya dalam tulisan.

4 area yang saya maksud meliputi: Judul, paragraf pembuka, isi artikel, dan paragraf penutup.

Judul, bagi saya adalah mantra pertama untuk memikat calon pembaca. Syaratnya harus ampuh. Memiliki ruh yang bisa menculik emosi pembaca bahkan menghipnotis untuk menumbuhkan minat baca. Jika kita gagal membangun mantra pertama ini, kemungkinan besar orang akan mengabaikan isi artikelnya.

Hampir sebagian besar orang tertarik membaca artikel karena judulnya yang memikat. Bikin penasaran, kontroversi, dan atau menyimpan informasi yang dibutuhkan calon pembaca.

 

Contoh:

Begini Kehidupan Mukidi Yang Bikin Heboh Media.

Lakukan Cara Ini Agar Perempuan Selalu Naksir Kamu.

Ternyata Syahrini Pakai Cara Ini Untuk Meningkatkan Popularitasnya.

 

Pemilihan kata dalam sebuah judul menjadi hal yang sangat vital. Jika salah pemilihan atau mungkin salah penempatan kata saja bisa mempengaruhi rasa.

Judul kontroversi, biasanya yang belum jelas kebenarannya, atau yang melenceng dari hal-hal yang wajar, bisa menyulut konflik atau perdebatan. Biasanya bersifat provokatif.

 

Sering mengamati postingan JONRU di FB?

Itu salah satu contoh judul top yg kontroversi. Bisa bikin geleng kepala, ngakak, dan kadang emosi meninggi. Tapi ternyata banyak orang nge-Like dan komentar disana. Hal ini menunjukkan bahwa apa yang ditunjukkan JONRU bisa menarik orang untuk berinteraksi.

Si JONRU sukses membangkitkan emosi dalam diri pembaca melalui judul dan postingannya. Nah, sebisa mungkin bakarlah emosi pembaca sejak melihat judul artikel yang kita buat. Emosi bukan berarti selalu berkonotasi negatif. Emosi bisa saja dalam bentuk rasa yang timbul untuk merespon suatu keadaan. Bisa respon positif maupun negatif.

 

Kunci membangkitkan emosi pembaca, tentu terletak pada KREATIFITAS.

Pahami karakteristik tulisan kita, juga pahami sasaran pembaca tulisan kita. Jika kita tipikal penulis yang baik hati, sekelas ustadz, atau guru, maka jangan bikin tulisan yang provokatif atau melenceng jauh dari karakter pembawaan seorang ustadz, atau seorang guru. Karena sasaran pembacanya jelas sebagian besar orang-orang yang doyan mengaji ilmu. Mereka punya logika berpikir yang lebih tajam dan intelek dibanding orang awam lainnya.

Saya tidak mengarahkan kalian untuk menjadi seperti jonru, dee, atau RD. Jadilah diri sendiri. Pahami dan temukan karakter kalian sendiri.

Jika kalian punya idealisme yang ingin diperjuangkan melalui tulisan, maka lakukan.

Lalu bagaimana dengan jenis judul yang menyimpan informasi?

Judul-judul seperti ini biasanya dipakai untuk artikel yang sifatnya menjelaskan tips, cara, trik, atau teknis melakukan sesuatu hal. Ada juga artikel yang sifatnya seperti kamus, atau kumpulan pengetahuan yang juga menggunakan kategori jenis judul ini.

 

Contoh:

Cara Cepat Diterima Google Adsense Hanya dalam Waktu 6 bulan.

Tips Menaklukkan Calon Mertua Yang Super Galak.

Semua Hal Tentang Profesi Penulis.

 

Ini baru ngomongin judul aja lho, gaes…

Satu hal yang harus juga diperhatikan ketika membuat judul, yaitu KEYWORD atau sering disebut kata kunci.

Judul tidak harus ditentukan di awal, yang harus ditentukan di awal adalah tema artikel atau poin utama yang akan dibahas di artikel. Saya pribadi biasanya di awal menulis artikel saya tuliskan sebuah kalimat sebagai acuan permasalahan yang akan saya tulis. Nantinya setelah artikel selesai saya tulis, baru saya akan memilih judul yang pas. Tentu tidak melenceng jauh dari kalimat yang di awal sudah saya tuliskan tadi. Karena keyword saya ambil dari susunan kata pada kalimat tersebut.

 

Misalnya saya tuliskan kalimat:

Perawat harus membayar ratusan ribu untuk mendaftar sebagai anggota PPNI.

 

Maka kata kunci yang akan saya sisipkan dalam artikel adalah:

“perawat harus bayar ratusan ribu”, “mendaftar sebagai anggota PPNI”, “anggota PPNI”, “Perawat PPNI”, dan “iuran perawat anggota PPNI”.

Kata kunci tersebut saya usahakan ada di artikel yang akan saya tulis. Tentu tetap dengan memperhatikan kedalaman pembahasan masalah yang akan saya tuliskan. Dengan catatan jengan sampai karena fokus menyematkan kata kunci justru pembahasan atas masalah atau tema justru kurang tajam. Atau malah melenceng.

Nah, sekarang kita lanjut ke bahasan tentang PARAGRAF PEMBUKA..

Eh, kira- kira sampai disini ada yang mau didiskusikan tidak, gaes?

Ok, paragraf pembuka.

Saya suka mengadopsi teknik membuat paragraf pembuka yang sering dipakai penulis cerpen, atau fiksi. Tapi memang butuh latihan plus plus. Karena tidak mudah memikat pembaca pada paragraf pembuka. Saya kadang masih sering gagal dalam hal ini.

Harus bisa memilih kata yang tepat, memikat, menggambarkan isi tulisan, sekaligus bikin penasaran. Teknik sederhana yang sering saya pakai di awal paragraf pertama adalah menyisipkan judul disana. Ini saya lakukan setelah mengamati penulisan yang di anggap memenuhi salah satu unsur SEO. “terdapat kata kunci pada paragraf pertama atau kalimat terakhir.”

Jika kawan-kawan memerhatikan tulisan-tulisan yang saya posting di tinulis.com psti akan menemukan kalimat yang mirip judul di paragraf pertama.

Tapi yang saya maksd paragraf pembuka yangg memikat bukan perkara kalimat judul yang traelip dsana, melainkan kalimat-kalimat yang langsung membawa pembaca pada pokok permasalahan yang akan kita tuangkn di tubuh artikel.

 

Contoh:

Beberapa teman perawat di RS tempat saya bekerja merasa di dzolimi oleh aturan baru terkait besaran iuran anggota PPNI. Ternyata hal ini juga dirasakan oleh perawat-perawat di daerah lain. Mereka harus bayar ratusan ribu untuk mendaftar sebagai anggota PPNI. Sedangkan selama ini organisasi PPNI dinilai gagal mengelola STR perawat yang hampir menjadi permasalahan bagi perawat di seluruh Indonesia.

Ada kata kunci yang coba saya ulang-ulang di paragraf tersebuti. Silakan di cermati, kalo berkenan boleh dipelajari

Kurang lebih seperti itu ilmu yang selama ini saya pelajari. Tentu kawan-kawan disini punya pengalaman yang lebih baik dbanding saya. Bukan bermaksud menggurui, tapi hanya sekadar sharing saja.

Mengenai pembahasn paragraf isi dan penutup, in syaa allah kita obrolin di lain kesempatan ya?

Semoga sedikit tips menulis judul dan paragraf pembuka artikel blog ini bermanfaat. Terima kasih.

Salam blogger kreatif

 

Oleh: Seno Ners

 

NB: materi ini disampaikan sebagai materi kulwapp grup bloggerclass pada tanggal 7 September 2016 oleh Eko Suseno.

Baca Juga:

Facebook Comments

Seno Ns

Admin dari beberapa website dan blog, menerima jasa bikinin web/ blog wordpress, jasa penulisan artikel, dll. Pekerjaan utama sebagai auditor internal di sebuah rumah sakit swasta di Yogyakarta.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Chat Whith Me
%d bloggers like this: