[Blogging] 7 Strategi Ampuh Meningkatkan Pengunjung Blog

7 Strategi Ampuh Meningkatkan Pengunjung Blog – Sudah tahunan punya blog tapi grafik kunjungannya masih sepi senyap kayak kuburan? Hadewh, move on Bro!! Gunakan 7 strategi ampuh ini untuk meramaikan pengunjung blog kalian.

Strategi ini saya rangkum dari hasil telaah postingan di blog para master blogger. Seperti blognya Kang Ismet, Kang Adhy Kompiajaib, dan beberapa blog lain yang berkaitan dengan tema ini.

Bisa dikatakan tulisan ini adalah hasil penelitian deskriptif berdasarkan pengalaman beberapa master blogger yang tentu saja sudah kenyang asam garam perblogeran. Namun, biar agak santai saya sajikan dengan cara yang ringan saja. Agar pembaca yang masih baru di dunia blogging juga mudah mencerna informasi ini.

Mengapa peningkatan pengunjung yang dibidik? Karena merekalah yang akan menghidupi kita, para blogger. Tanpa pengunjung, sebuah blog tak lebih hanya serupa upil yang di tempel ke tembok. Gak manfaat blas. Garing.

Inilah sebabnya bahasan mengenai cara meningkatkan pengunjung blog selalu menarik untuk disimak. Setiap artikel setema memiliki formulasi tersendiri, sesuai dengan pengalaman dan pemahaman penulis. Pada prinsipnya formulasi tersebut tetap patut untuk di coba. Toh tujuannya sama, mendatangkan pengunjung blog sebanyak mungkin.

Ada banyak jalan bagi para pengunjung untuk mampir ke blog kita. Sebut saja jalan media sosial, search engine atau mesin pencari, promosi langsung, ebook, dan lain sebagainya. Tujuan mereka sebenarnya hanya satu, “mencari informasi.” Meskipun ada beberapa pengunjung yang tujuannya mencari hiburan atau tujuan lain, sabotase misalnya. Haha….

Agar cara kita efektif, maka kita harus memiliki strategi untuk mempermulus jalan pengunjung agar makin licin dah dengan begitu mudahnya berbondong-bondong ke blog kita. Kayak mau perang aja, Boz, pakek strategi segala.

Nah, strategi yang bagaimana yang paling ampuh meningkatkan pengunjung blog? Silakan cicipi resep strategi yang saya ulas berikut ini.

1. Percepat Loading Blog

Inti dari strategi pertama ini adalah kecepatan loading page blog kita. Kenapa kecepatan? Pada prinsipnya orang tidak suka menunggu lama untuk mendapatkan yang dia mau. Apalagi para jomblo karatan yang mengidamkan pendamping hidup.

Saya ibaratkan blog adalah sebuah rumah informasi. Orang datang tentu berharap cepat dilayani. Mereka tak suka menunggu, kecuali mereka melirik sesuatu yang sangat berharga ada dalan blog kita.

Maka dari itu maksimalkan kecepatan loading page blog kita. Dengan cara apa? Banyak triknya, Gaes.

Salah satunya dengan menggunakan template yang ringan, responsif atau yang lagi ngetrend template AMP Html. Kalau mau template yang beginian silakan download aja. Ada di blognya Kang Adhy kompiajaib.com atau minta petunjuk Mbah Google. Ketik aja “Download template AMP Html” lalu enter. Banyak pilihan disana. Ada dari website luar negeri maupun dari blog lokal rancangan para master blogger Indonesia.

Cara lain untuk mempercepat loading page blog adalah dengan mengatur resolusi gambar di blog. Usahakan maksimal 200kb untuk ukuran resolusi gambar yang digunakan untuk konten blog. Resolusi gambar yang tinggi memang bagus dari sisi penampilan atau kebersihan gambar. Namun, dapat menambah beban loading page blog.

Untuk ukuran sebuah blog, tingginya resolusi gambar tidak begitu dibutuhkan. Kecuali pada blog fotografi yang memang ingin menonjolkan faktor estetika gambar.

Kurangi penggunaan widget atau plugin yang tidak begitu dibutuhkan di blog. Terlalu banyak widget atau plugin juga akan mempengaruhi kecepatan blog. Maka dari itu gunakan seperlunya saja.

Blog yang terlalu banyak plugin mungkin cukup bagus dari sisi tampilan. Namun, dari sisi kecepatan bisa jadi kurang maksimal.

2. Tulis Konten Berkualitas

Konten adalah raja. Jargon ini sudah mendarah daging di dunia perblogeran. Jadi siapa saja yang terjun di dunia blogging perlu menjunjung tinggi kualitas konten yang disajikan.

Lalu bagaimana nasib blog yang padat dengan kata kunci?

Silakan saja jika mau memadatkan katakunci di dalam postingan blog. Namun, jangan lupakan kaidah dalam penulisan artikel. Perlu diingat juga bahwa artikel kita publish untuk dikonsumsi manusia, bukan robot atau mesin pencari. Jadikan selera pembaca (manusia) sebagai prioritas pertama sasaran target apa yang kita tuliskan di blog.

Enakan Copy Paste artikel orang, banyak yang keren-keren kan?

Gaes, hargai karya orang maka karyamu akan dihargai oleh orang lain. Saya tidak akan tanya bagaimana sakitnya ketika artikel yang kita tulis dengan menguras tenaga, biaya dan pikiran di jiplak orang. Kalian pastinya juga sudah paham.

Mesin google semakin pintar. Hampir setiap tahun melakukan update algoritma untuk menyaring konten mana yang berkualitas untuk direkomendasikan kepada pengguna internet. Beberapa artikel menjabarkan bahwa saat ini google lebih cenderung menggunakan pengalaman pembaca sebagai indikator kualitas konten sebuah blog. Maksudnya bagaimana ini, Boz?

Ilustrasinya begini. Saya contohkan misalnya ada 2 artikel (artikel A dan B) yang membahas tema yang sama, namun gaya penulisan berbeda dan ditulis oleh orang yang berbeda pula. Kedua artikel sama-sama bagus dari sisi kaidah penulisan. Namun, artikel A ternyata sudah di share oleh beberapa pengunjung ke media sosial, beberapa blog mencantumkan link menuju ke artikel A sebagai referensi (sebagai backlink), sedangkan artikel B hanya sebatas dibaca oleh beberapa pengunjung saja. Tidak ada riwayat share ke media sosial atau backlink yang mengarah ke artikel B.

Maka hasilnya, mesin pencari akan menempatkan artikel A diperingkat teratas dibandingkan dengan artikel B. Karena mesin pencari menilai kualitas artikel A lebih bagus dibandingkan dengan artikel B. Dasarnya adalah perilaku pembaca yang lebih merekomendasikan artikel A untuk dibaca. Begitu pembaca melakukan klik tombol share media sosial atau menanam backlink yang mengarah ke sebuah artikel atau halaman blog, maka sinyal kualitas blog diterima oleh mesin pencari.

3. Perluas Networking/ Jaringan

Networking atau jaringan adalah aset penting untuk pendongkrak kunjungan ke blog. Jika blog kalian mengulas tentang travelling, maka pastikan kalian tergabung dalam komunitas atau forum tentang traveling. Jika blog kalian mengulas tentang blogging, jangan ragu menceburkan diri ke komunitas atau forum blogging. Jika tema blog kalian gado-gado alias tidak jelas temanya, silakan cari komunitas atau forum yang sesuai dengan passion atau masuk aja ke semua jenis grup. Hahaha….

Jaringan atau komunitas yang solid dapat kita jadikan landasan untuk menentukan target pembaca artikel blog yang akan kita tulis. Ibaratnya kita akan memancing ikan di laut, maka gunakan umpan yang cocok. Jangan gunakan umpan pelet jika kita akan memburu kawanan hiu di laut. Begitu juga jika kita akan memancing di kolam air tawar. Pilih umpan yang sesuai.

Komunitas saya ibaratkan sebuah kolam. Disana jelas sebagian besar anggotanya memiliki minat yang sama terhadap jenis konten tertentu. Maka buatlah konten blog yang memang nikmat ditelan oleh para anggota komunitas itu. Sehingga ketika kita lempar artikel ke komunitas tersebut penikmatnya juga banyak. Berbeda hasilnya jika kita asal lempar tema yang mengabaikan minat mereka. Yakin, umpan kita tidak akan di makan. Alias tak ada yang berminat membaca artikel yang kuta share.

Poin ini hampir sama dengan fenomena di dunia penerbitan buku. Sebelum sebuah buku ditulis, pasti ada tahap riset pasar dan penentuan segmen pembaca yang akan dituju. Inilah yang akan menentukan masa depan laku tidaknya sebuah buku dipasaran. Ada gairah pembaca yang ditangkap sebagai sinyal kelaparan yang menginginkan hidangan lezat untuk mereka santap.

Nah, untuk strategi ke 4 sampai ke 7 akan saya jabarkan di postingan selanjutnya. Karena saya lihat postingan ini sudah lebih dari 1000 karakter. Hehe…

Jangan lewatkan artikel berikutnya. Saya akan ulas 4 strategi lanjutan yang meliputi: Tingkatkan Branding, Follow Up Visitor, Tawarkan Ebook Atau Web Tools Gratis, Analisis dan Revisi Konten.

Oke, Gaes… Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat. Aamiin.

Salam blogger kreatif.

Baca Juga:

2 comments

Leave a Reply